Langsung ke konten utama

RSPI Sulianti Saroso Kini Sudah Terima 9 Pasien Suspect Virus Corona

Image
Sumber Gambar: Suasana Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso dimana ditempatkan dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona (Covid-19) Jakarta Utara, Senin (2/3/2020). Kedua WNI yang tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat ini, saat ini sudah mengisolasi pasien di ruang khusus yang tidak ada kontak langsung dengan orang lain.dua WNI tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia. | AKURAT.CO/Sopian


Pasien Suspect Virus Corona atau Covid-19 kini sudah mencapai sembilan orang. Data ini diperolah dari Rumah Sakit Penyakit Infkesi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara pada Kamis (5/3/2020).

Dilansir dari laman Akurat, Sembilan pasien tersebut sudah termasuk dua pasian positif Covid-19 dan juga dua pasien yang baru saja diterima. Dua baru tersebut datang dari satu posko pengaduan dan satu rumah sakit swasta dengan gejala yang tidak kunjung membaik selama seminggu.

"Pasien kita ada sembilan, dan Rabu kemarin pada siang hari masuk satu, kemudian malam masuk satu lagi," ujar Syahril di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Dijelaskan Syahril, dua pasien tersebut menggantikan satu pasien warga negara asing yang telah dinyatakan sembuh, dan satu warga negara Indonesia yang tidak memerlukan ruang isolasi lagi.

Sementara, satu dari Pasien baru yang datang dari rumah sakit swasta dalam kondisi perlu perawatan karena berusia lanjut dan memerlukan alat bantu pernapasan ventilator.

"Jadi umurnya 65 tahun, dan ini ada memang kurang baik keadaannya. Tetapi dari delapan lainnya yang ada alhamdulillah semuanya stabil, baik," kata dia.

Kemudian kondisi dua Pasien dengan positif Covid-19, Syahril menyebut kondisinya tak ada demam, sesak napas, dan nyeri tenggorakan. "Masih batuk-batuk kecil saja," ujar dia.

Ia mengatakan, seluruh Pasien baik yang suspect maupun positif Covid-19 di ruang isolasi mendapatkan perawatan yang sama sesuai standar.

"Hal itu dilakukan agar tak terjadi penularan dan untuk meningkatkan imunitas tubuh Pasien itu sendiri," tutupnya.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Datang Sebagai Sahabat, Xanana Bertemu SBY Di Singapura

Sumber: detikNews Berita kali ini datang dari mantan PM Timor Leste Xanana Gusmao yang menjenguk istri dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, di rumah sakit di Singapura. Bahkan Sekertaris Jendaral Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menuliskan jika Xanana Gusmao datang menjenguk sebagai sahabat. Hal itu terlihat dari postingan dalam akun twitter pribadi milik Hinca Pandjaitan. Xanana Gusmao, PM Timor Leste yg pernah menangis saat menerima Bintang Adipurna dari Presiden SBY 2014 lalu. Hari ini beliau datang, sebagai sahabat, ia sampaikan doa untuk ibu Ani agar segera sehat. Gracias🙏 pic.twitter.com/YzpLAsCyfB — HincaPandjaitanXIII (@hincapandjaitan) 24 Februari 2019 Bahkan Xanana Gusmao juga berdoa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono agar dapat pulih dan sehat kembali. Sementara itu, selaku Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief juga telah membagikan beberapa potret saat Xanana Gusmao bertemu SBY dan AHY....

Ditengah Tingginya Penyebaran Covid-19, Sejumlah Negara Ini Malah Longgarkan Lockdown

Sumber:  Warga di Wuhan, China, yang telah kembali beraktivitas setelah masa lockdown selama 76 hari berakhir | APNEWS.COM Sejak muncul pada akhir Desember lalu, Virus Corona (COVID-19) telah merenggut lebih dari 126 ribu nyawa dan menjangkiti lebih dari dua juta orang di seluruh dunia. Pandemi ini juga membuat dunia mengalami resesi ekonomi yang hebat karena lebih dari separuh dunia berjongkok di rumah. Ketika negara-negara mencapai tahap yang berbeda dari kurva Virus Corona, perdebatan berkecamuk tentang apakah untuk kembali ke kehidupan normal dan mungkin berisiko gelombang kedua pandemi. Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan kepada 1,3 miliar warganya bahwa lockdown di India tetap berlaku setidaknya sampai 3 Mei dan Presiden Prancis Emmanuel Macron memperpanjang langkah ketatnya sampai 11 Mei. Di sisi lain, Macron mengatakan bahwa situasi sudah mulai stabil. Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengatakan kepada warganya bahwa mereka harus bertahan sedikit leb...

Dalam Uji Coba Keenam, Timnas U-19 Kembali Mengalami Kekalahan di Thailand

Sumnber Gambar: Sejumlah pesepak bola mengikuti seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Sudah melakukan lima kali laga uji coba, kini Timnas Indonesia U-19 kembali dikalahkan dalam uji coba keenamnya. Dilansir dari laman Ayosemarang, uji coba keenam Timnas Indonesia melawan Bucheon FC 1995 ini menjadi penutup pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang dilaksanakan di di Thailand, Jumat (31/1/2020). Dalam uji coba yang pertama, Timnas U-19 kalah 0-2 dari Kyung Hee University. Lalu yang kedua, kembali kalah 0-4 dari Seongnam FC. Dan kemudian, Timnas U-19 kembali dibantai habis-habisan oleh Busan IPark dengan 1-5. Dalam pertandingan keempat, Timnas Indonesia U-19 kembali mengalami kekalahan melawan Seongnam FC. Hasilnya...