Sumber: Warga di Wuhan, China, yang telah kembali beraktivitas setelah masa lockdown selama 76 hari berakhir | APNEWS.COM Sejak muncul pada akhir Desember lalu, Virus Corona (COVID-19) telah merenggut lebih dari 126 ribu nyawa dan menjangkiti lebih dari dua juta orang di seluruh dunia. Pandemi ini juga membuat dunia mengalami resesi ekonomi yang hebat karena lebih dari separuh dunia berjongkok di rumah. Ketika negara-negara mencapai tahap yang berbeda dari kurva Virus Corona, perdebatan berkecamuk tentang apakah untuk kembali ke kehidupan normal dan mungkin berisiko gelombang kedua pandemi. Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan kepada 1,3 miliar warganya bahwa lockdown di India tetap berlaku setidaknya sampai 3 Mei dan Presiden Prancis Emmanuel Macron memperpanjang langkah ketatnya sampai 11 Mei. Di sisi lain, Macron mengatakan bahwa situasi sudah mulai stabil. Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengatakan kepada warganya bahwa mereka harus bertahan sedikit leb...
Sumber: Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali melontarkan klaim menyesatkan terkait virus corona | ABC News Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Selasa (14/4/2020) memerintahkan untuk menghentikan Pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas penanganan pandemi virus Corona. Sementara pemerintahannya meninjau penanganannya terhadap krisis global itu. Trump, pada konferensi pers Gedung Putih, mengatakan, WHO telah "gagal dalam tugas dasarnya dan harus bertanggung jawab." Dia mengatakan WHO telah menyampaikan "disinformasi" tentang virus dari China yang kemungkinan mengarah pada penyebaran virus yang lebih luas, daripada yang seharusnya terjadi. Trump menuduh WHO terlalu lunak dengan China pada masa-masa awal pandemi itu yang menyebabkan kematian yang tidak perlu, dengan gagal memberlakukan larangan perjalanan ke China. "WHO gagal dalam tugas dasar ini dan harus bertanggung jawab," kata Trump. Amerika Serikat adala...