| Sumber Gambar: Google.com |
Pria tersebut diketahui merupakan pemandu dari wisatawan Wuhan yang tengah berkunjung ke Jepang.
"Salah satu dari mereka tidak memiliki catatan mengunjungi Wuhan, dan mengantar turis dari Wuhan naik bus dua kali pada Januari," ungkap Menteri Kesehatan Katsunobu Kato kepada wartawan, dilansir dari laman Channel News Asia, Rabu (29/1).
Yang kemudian ia masuk rumah sakit pada hari Sabtu (25/1) dengan gejala mirip flu. Informasi mengenai pria Jepang yang tidak pernah ke China itu dibenarkan oleh seorang pejabat kementerian kesehatan. Kasus-kasus lain yang sejauh ini dikonfirmasi di Jepang semuanya melibatkan orang-orang yang pernah ke Wuhan.
"Jika ini benar, maka dia mungkin telah terinfeksi oleh turis dari Wuhan. Dan jika demikian, ini akan menjadi transmisi orang-ke-orang pertama di Jepang," tambah pejabat itu.
Jepang telah memberlakukan pemeriksaan baru pada wisatawan yang datang dari China dan mengirim pesawat ke Wuhan pada Selasa (27/1) malam untuk mengevakuasi warga Jepang dari kota.
Pesawat itu dilaporkan telah membawa kembali sekitar 200 warga negara, dan akan kembali untuk membawa sekitar 650 warga yang masih di sana.
Sumber: Akurat.co
Komentar
Posting Komentar